Rabu, 23 Januari 2013

A letter For Third Fighters



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kau ingat kawan, banyak sekali kisah yang telah kita bentuk dalam waktu yang terus berjalan selama tiga tahun. Bahkan ketika aku mengingatnya, betapa lucu dan mengesankan kepingan memori itu, aku selalu tersenyum. Bahagia, namun merindukan kalian. Kini kita melewati jalan yang memang harus kita tempuh. Aku hanya ingin, suatu saat nanti ketika aku lupa sedikit tentang kisah kita, kalian akan mengingatkanku. Kalian tak perlu berjanji padaku, karena segala sesuatu yang akan terjadi ada di tangan Allah. Tapi setidaknya kita bisa mengusahakan itu kan?
Terima kasih atas apa yang telah kalian bagi, kalian adalah hartaku. Sesuatu yang ingin ku jaga. Kawan, taukah? Apa kalian juga akan tersenyum sepertiku ketika merindukan kalian. Menangislah, jika itu meringankanmu, tapi jangan lupa tuk tersenyum. Aku rindu, sangat rindu tawa, canda, dan senyum kalian. Kata-kata kalian yang menasehatiku namun tak membuatku terluka. Kata-kata kalian yang selalu menyemangatiku. Dan juga menghiburku.
Kawan, Ganbatte kudasai! I love you ‘cause Allah. n_n
Wasalamu’alaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar